Tampilkan postingan dengan label ilmu lingkungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu lingkungan. Tampilkan semua postingan

2010-10-10

Simpanse Penjaga Bayi Harimau

Kisah ini sangat menarik sekaligus mengharukan bahwa cinta dan kasih sayang itu bisa berbagi antar hewan. Kejadian nyata ini difokuskan pada peran seekor simpanse yang menjadi sosok teman yang sangat dekat dengan binatang lain.
Anjana adalah nama seekor simpanse yang telah menjadi pengasuh bayi binatang liar di sebuah penangkaran hewan langka. Anjana telah menjadi ibu pengganti bagi Leopard, Singa, Harimau Putih bahkan OrangUtan. Nama tempat ini adalah TIGERS (The Institute of Greatly Endangered and Rare Species) di South Carolina, Amerika Serikat.

http://perlubis.blogspot.com/2010/07/simpanse-penjaga-bayi-harimau.html

2010-10-06

buat virus dengan gampang

buat virus dengan gampang

Jumat, 12 Maret 2010


Berawal dari kemudahan membuat virus, banyak virus maker ataupun programer pemula mencoba–coba untuk membuat virus tanpa perlu repot. Paling yang dibutuhkan hanyalah pengetahuan seputar operating system dan programming.
Namun kemudahan itu belum seberapa, bila dibandingkan dengan menggunakan program Virus Generator. Dari namanya saja, kita sudah dapat mengira kegunaan dari program tersebut. Ya, Virus Generator merupakan program untuk dapat membuat virus secara mudah dan instan.
Fast Firus Engine (FFE)
Pembuat Generator tersebut menamakan program buatannya itu dengan nama Fast Firus Engine. Seperti yang terlihat pada program ataupun situs pembuatnya, ia memberitahukan bahwa program ini hanya untuk tujuan pembelajaran dan tidak untuk tindakan merusak. Namun tetap saja, bila program ini sudah jatuh ke tangan yang salah, pasti akan digunakan untuk pengrusakan.
Virus Generator ini dibuat menggunakan bahasa Visual Basic dan di-compress menggunakan packer tELock. Dalam paketnya terdapat dua buah file, yakni Fast Firus Engine.exe dan data.ex_. Fast Firus Engine. exe merupakan program utama dalam pembuatan virusnya dan sementara file data.ex_ sebenarnya merupakan badan virus asli yang belum dimodifi kasi.
Saat file Fast Firus Engine.exe dijalankan, maka pengguna akan dihadapkan pada sebuah interface. Anda hanya disuruh mengisikan nama virus, nama pembuat, dan pesan-pesannya. Lalu dengan menekan tombol Generate, maka jadilah virus Anda.
Cara kerja dari Generator tersebut sebenarnya sangat sederhana. Ia hanya menambahkan data yang Anda masukkan tadi ke bagian akhir file virus asli (data.ex_). Nantinya informasi tersebut digunakan oleh virus dalam proses infeksi.
Bagaimana Virus Menginfeksi?
Virus hasil ciptaan FFE memang terlihat sederhana. Sama seperti Generatornya, ia juga dibuat menggunakan bahasa Visual Basic yang di-compile dengan metode Native- Code. Lalu di compress menggunakan tELock agar ukurannya semakin kecil. Virus ini memiliki ukuran tubuh asli sebesar 55.296 bytes.
Saat virus kali pertama dieksekusi, ia akan membuat beberapa file induk di beberapa lokasi. Seperti di direktori \%WINDOWS%\, akan terdapat file dengan nama.exe, Win32 exe, activex.exe, dan %virusname% (nama virus sesuai yang diisikan oleh sang pembuatnya pada Generator). Di \%WINDOWS%\ %system32%\ akan terdapat file copy.pif, _default.pif, dan surif.bin. Selain itu, ia juga mengubah atau membuat file Oeminfo.ini yang merupakan bagian dari System Properties. Jadi apabila komputer Anda terinfeksi oleh virus hasil generate dari FFE, maka pada System Properties akan terdapat tulisan “Generated by Fast Firus Engine”.
Di direktori \%WINDOWS%\%System%\ akan terdapat beberapa file induk lagi yang menggunakan nama yang sama seperti file system milik Windows, seperti csrss.exe, winlogon.exe, lsass.exe, smss.exe, svchost. exe, dan winlogon.exe.
Dan tak lupa, pada root drive pun akan terdapat file dengan nama “baca euy.txt” yang berisikan pesan–pesan dari si pembuat virus. Jadi pada saat membuat virus dengan menggunakan Generator tersebut, maka pembuatnya akan disuguhkan beberapa kotak input, seperti Author of the virus, Name of the virus, dan Messages. Nah, isi dari kotak messages ini yang nantinya ditampilkan pada file “baca euy.txt” tersebut.
Setelah virus berhasil meng-copy-kan file induknya ke dalam sistem tersebut, ia akan menjalankan file induk tadi, sehingga pada memory akan terdapat beberapa process virus, seperti csrss.exe, winlogon.exe, lsass. exe, smss.exe, svchost.exe, dan winlogon.exe. Nama process yang mirip dengan process/services milik Windows tersebut mungkin sengaja untuk mengecoh user. Untuk membedakannya, Anda dapat melihat path atau lokasi process tersebut dijalankan. Process virus ini biasanya berjalan di direktori System sementara process/services milik Windows yang running biasanya berasal dari direktori System32.
Mengubah Registry
Virus ini menambahkan beberapa item startup pada registry agar pada saat memulai Windows ia dapat running secara otomatis atau untuk mengubah setting-an Windows agar sesuai keinginannya. Informasi mengenai registry yang diubahnya tidak akan dapat dengan mudah kita lihat karena dalam kondisi terenkripsi.
Yang ia ubah adalah seperti nilai dari item Userinit, yakni dengan menambahkan parameter ke file induk. Pada key HKEY_CURRENT_ USER\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Windows\Load juga akan diubah itemnya agar mengarah ke file induknya dengan nama Activex.exe. Pada HKEY_CURRENT_USER \Software\Microsoft\ Windows\CurrentVersion\Run\ akan terdapat item baru dengan nama present. Key HKEY_ LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\ Windows\CurrentVersion\Run\ akan terdapat item baru juga dengan nama Default dan %username%, username di sini merupakan nama user yang sedang aktif saat itu.
Virus hasil generate dari FFE juga mengubah shell extension untuk file .exe, yakni dengan mengubah type information dari Application menjadi File Folder. Setting-an folder Options juga diubah agar tidak menampilkan extension dan setiap fi le dengan attribut hidden. Dan agar dapat aktif pada safe-mode, ia pun mengubah nilai dari item SafeBoot.
Dengan menggunakan bantuan registry Image File Execution Options, virus ini juga menambahkan item baru pada section tersebut dengan nama cmd.exe, msconfi g.exe, regedit.exe, dan taskmgr.exe. Maksudnya adalah agar setiap user yang mengakses program dengan nama file seperti itu, maka akan di-bypass oleh Windows dan dialihkan ke file induk si virus.
Bagaimana Virus Menyebar?
Virus ini dapat menyebar melalui media penyimpan data seperti flash disk. Saat Anda mencolokkan flash disk pada komputer yang terinfeksi, maka pada flash disk tersebut akan terdapat beberapa file baru, seperti explorer.exe, %virusname%.exe, dan msvbvm60.dll. Juga beberapa file pendukung seperti desktop.ini, autorun.inf agar ia dapat running otomatis pada saat mengakses flash disk tersebut.
File virus lainnya pun disimpan pada direktori baru di flash disk tersebut dengan nama Recycled yang berisikan file Firus.pif dan Folder.htt. Kesemua file virus tersebut dalam kondisi hidden sehingga tidak terlihat.
Virus Beraksi
Untuk dapat bertahan hidup, virus ini pun akan mencoba untuk memblok setiap program yang tidak ia inginkan seperti tools atau program antivirus termasuk PCMAV. Sama seperti halnya data registry yang diubah, data mengenai program apa saja yang diblok olehnya juga terdapat dalam tubuhnya dalam kondisi terenkripsi.
Jadi, saat virus sudah stay di memory, ia akan memonitor setiap program yang diakses oleh user, yakni dengan membaca nama file dan juga caption Window. Beberapa nama file antivirus yang dicoba untuk dibloknya adalah nav.exe, avgcc.exe, njeeves.exe, ccapps.exe, ccapp.exe, kav.exe, nvcoas.exe, avp32.exe, dan masih banyak lagi yang lainnya. Termasuk beberapa program setup atau installer juga tidak dapat dijalankan pada komputer terinfeksi.
Pencegahan dan Penanggulangan
Sampai saat ini gw blm tau cara pencegahan dan penanggulangannya. Soalnya dah banyak antivir gw coba, ada yang bisa detect, tapi belum ada yang bisa hapus. maap ya
Software ini dibuat menggunakan bahasa Visual Basic. Gunanya software ini adalah untuk membuat virus baru tanpa harus menuliskan koding yang sangat banyak dan rumit. Tinggal masukan nama author, nama virus, dan pesan yang diinginkan lalu klik generate maka dengan cepat akan terciptalah sebuah virus baru. Virus yang tercipta oleh FFE mempunyai ukuran 55 kb. Virus yang tercipta tergolong tidak terlalu berbahaya karena virus tersebut tidak menghapus data para korbannya. Berikut saya berikan cara pemakaian software FFE ini.
1. Jalankan software FFE tersebut
2. Lalu muncul form awal berupa splash screen
3. Lalu klik form tersebut, kemudian form utama akan terbuka.
4. Isi nama author, nama virus, dan pesan lalu klik generate maka sebuah virus barupun akan tercipta dengan mudahnya
Saran :
Gunakan dengan bijak, untuk menambah ilmu pengetahuan. Semoga bisa membantu anda yang kesulitan mencari software ini.
http://www.evilshare.com/7f16f4f8-1870-102b-b213-000b6aa2a5f8 ATAU http://find.evilshare.com/all/search/FEE-1.html

2010-09-20

Trik : Cara mudah merubah font standar Windows

Ada beberapa font standar yang digunakan oleh Windows, yakni Tahoma dan MS Sans Serif. Font Tahoma digunakan pada shell untuk Explorer di Windows, sedangkan font default sistem seperti System Properties, Device Manager dan aplikasi lainnya adalah MS Sans Serif.
Ingin mengganti font-font ini? Caranya memang tidak semudah mengubah font di dokumen Microsoft Word. Tapi, jika Anda sudah terbiasa bermain-main dengan registri, caranya tidak sulit, kok.

1. Klik “Start > Run...”, kemudian ketik “regedt32.exe”.
2. Masuklah ke subkey “HKEY_LOCAL_MACHINE-SOFTWARE-Microsoft-Windows NT-CurrentVersion-FontSubstitutes”.
3. Klik ganda
“String Value MS Shell Dlg” untuk mengubah font default sistem yang sebelumnya menggunakan Microsoft Sans Serif.
4. Ganti Value Data-nya dengan jenis font lain yang Anda inginkan, dengan syarat font tersebut harus sudah terinstal di Windows Anda.
5. Klik “OK”.
6. Klik dua kali untuk “String Value MS Shell Dlg 2”.
7. Ubah shell font yang sebelumnya menggunakan Tahoma dengan jenis font lain, misalnya Arial atau Comic Sans MS. Aturan mainnya tetap sama dengan sebelumnya, yaitu font yang Anda definisikan harus sudah terpasang di sistem operasi.
8. Klik “OK”, lalu tutup Registry Editor dan restart PC.

Setelah Anda me-restart PC, Windows akan menggunakan font baru yang telah Anda tentukan untuk font di shell maupun di sistem.


Jangan lupa, lakukan backup registri sebelum Anda mencoba trik ini agar Anda dapat kembali ke setting sebelumnya dengan mudah. Untuk memulihkan sistem secara manual, masuk kembali ke subkey “HKEY_LOCAL_MACHINE-SOFTWARE-Microsoft-Windows NT-CurrentVersion-FontSubstitutes” di registry, lalu kembalikan “Value Data MS Shell Dlg” pada Microsoft Sans Serif dan “MS Shell Dlg 2” pada Tahoma.

sumber: PCplus

Diberdayakan oleh Blogger.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger